Kamis, 09 Juni 2011

'ingat impian manis peri kecil nan manja'

oleh: Siami Khadijah Maysaroh


aku masih mengenang impian satu tahun yang lalu..
impian seorang murid SMA yang baru lulus dan bersiap menginjakan kaki di dunia Universitas..
impian si peri kecil yang telah beranjak dewasa pada pencapaiannya..
dalam kondisi yang tak mudah bagi sebagian anak mungkin, mengalami konflik keluarga dan intrik lain di dunia remaja ku..tetap pada pencapaian ku yang tlah lama kuimpikan..
bagaimana nekadnya seorang ami, berjuang tegar hingga kekota bakpia..
sendiri?? jelas tidak, aku melangkah bersama do'a dan kepercayaan terbesar mama & papa..bermodal surat rekomendasi dari sekolah, aku mengembarakei kota bakpia..
begitu bersemangadh!! impian itu seakan tlah erat dalam genggaman tangan..
begitu jelas untuk kuraih, dan optimis membanjiri hangatnya semangadh jiwa yang terobsesi impian..


aku melangkah PD memasuki ruang tes, membaca soal dan menjawabnya dengan yakin..
tak susah memang, karena semua memang tlah kupersiapkan dengan baik..
lalu beranjak pada wawancara dan tes bakat sebagai penunjang kemampuan ku disana..
keyakinan ini tumbuh, dan benar-benar subur menjadi sebuah impian yang mulai terwujud..
aku pun kembali berada dalam lingkaran mimpi peri kecil ..
jatungku berdebar menunggu hari kepastian mimpi ini..
seminggu kemudian aku kembali kekampus dipo, mencari nama dalam rentetan daftar nama yang kutunggu..
satu per satu ku berharap hingga nama yang terakhir tak kutemukan nama ku,,
kembali ku perhatikan, kali ini lebih ku cermati..


tak ada!!benar-benartak ada!
aku tertunduk dan terdiam, impian ini akankah hanya sebatas mimpi??
entah, bagaimana kecilnya pencapaian ini..
aku gagal dalam kesempatan pertama yang ku dapat..


tapi, duliar sana..
teriakan orang2 istimewa dalam hidup, kembali memotivasiku..
aku bangkit dalam kekecewaan ku, dan kembali beradu dalam pencapaian yang lain dalam mimpi ku..
aku trus belajar, semua kupersiapkan dengan baik,,
lebih baik dari sebelumnya, karena kali ini busur tlah siap memanah sasaran yang sebenarnya..
impian menjadi seorang arsitek kembali berada dalam gantungan hias didinding kamar..
aku kembali berkutat dengan pencapaian ini..
kota bakpia benar-benar menjadi saksi atas perjuangan peri kecil toek meraih mimpinya..apa yang kudengar!!bukan!! bukan kabar gembira toek jadi arsitek namun kabar gembira lain dari  kota raflesia..
entah apa!!! dan aku harus memilih!!memilih dalam perjuangan pencapaian tertinggi, atau memilih kepastian dalam pencapaian???
dilema kembali melanda ku..
teriakan itu tak lagi konsisten!!
teriakan itu menuntutku kembali pada peraduan raflesia..
dan perjuangan ku mulai melemah seketika..
dihadapkan pada pilihan yang benar-bena sulit untuk ku..


dan aku kembali pada gantungan mimpi yang tergantung indah didinding kamar ku..
ku tatap lekat-lekat impian itu, dan terbayang manisnya peri cantik yang mememang sketsa sebuah rumah nan megah..
begittu maniiss!!namun bayangan lain mengusik, bayangan manis2 orang2 istimewaku melambai padaku.
seakan menariku dari impian manis yang kuimpikan,,
menawarkan impian lain yang entah patutkah kusebut impian atau tidak!!dan ini kembali membuat ku dilema..hingga akhirnya pa spada hari ke 20 dikota bakpia,,
aku memutuskan kota raflesia sebagai peraduan mimpi ku..
aku tertawa kering kali ini,, (ha ha ha)benarkah ini mimpi peri kecil itu??mimpi peri kecil yang ingin mengenakan setelan elegan dengan sketsa mahal ditangan???
dan ini keputusan berat bagiku, entah terbaik atau bukan aku tak tau..


namun inilah kenyataan mimpi peri kecil yang manis..
hanya berharap berakhir dalam peraduan yang manis di pencapaian nya..
semoga begitu nanti!!!karena memang pasti akan ada indah pada waktunya nanti..(entah kapan itu kuraih!!!)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terimakasih telah mengunjungi blog kami..
silahkan tinggalkan kripik pedasnya :D